4 Agustus 2026 · 7 menit baca

Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil, Langkah demi Langkah

Premi asuransi mobil terlihat rumit, padahal dasarnya satu perkalian sederhana. Begitu Anda paham komponennya, angka penawaran mana pun bisa Anda periksa sendiri.

Rumus dasarnya

Semua bermula dari sini:

Premi = tarif (%) × nilai pertanggungan

Nilai pertanggungan adalah harga mobil Anda menurut daftar harga perusahaan asuransi, bukan harga pasar bekas dan bukan pula harga saat Anda dulu membelinya. Tarifnya diambil dari tabel resmi.

Tarif ditentukan tiga hal

1. Kategori harga mobil

Tabel tarif membagi mobil ke dalam beberapa kategori berdasarkan nilai pertanggungan. Menariknya, semakin mahal mobilnya, semakin kecil persentasenya. Mobil Rp 100 juta bisa kena sekitar 3,26%, sedangkan mobil Rp 600 juta hanya sekitar 1,20%.

Persentasenya memang turun, tetapi karena dikalikan nilai yang jauh lebih besar, rupiah preminya tetap lebih tinggi.

2. Wilayah plat nomor

Tarif dibagi menjadi tiga wilayah. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung berada di Wilayah 2. Pembagian ini mengikuti perbedaan tingkat risiko kecelakaan dan pencurian antar daerah.

3. Jenis pertanggungan

Comprehensive dan Total Loss Only punya tabel tarif yang benar-benar terpisah, dengan selisih yang sangat besar. Ini pilihan yang paling menentukan besar premi Anda.

Tambahan tarif untuk mobil berusia

Mobil di atas 5 tahun kena tambahan 5% per tahun dari tarif dasarnya. Perhitungannya:

faktor = 1 + (usia − 5) × 5%

Mobil berusia 8 tahun berarti (8 − 5) × 5% = 15%, sehingga faktornya 1,15. Tarif dasar 2,08% menjadi 2,392%.

Yang perlu dicatat: tambahan ini hanya mengenai tarif dasar. Jaminan tambahan seperti banjir, huru-hara, atau tanggung jawab pihak ketiga tetap memakai tarifnya sendiri tanpa dinaikkan.

Contoh perhitungan lengkap

Ambil contoh Honda HR-V 1.5 E CVT tahun 2018, nilai pertanggungan Rp 279 juta, plat B, Comprehensive.

  • Kategori Rp 200 juta sampai Rp 400 juta, Wilayah 2: tarif dasar 2,08%
  • Usia 8 tahun, faktor 1,15, sehingga tarif menjadi 2,392%
  • Premi dasar: Rp 279.000.000 × 2,392% = Rp 6.673.680
  • Tanggung Jawab Pihak Ketiga Rp 10 juta: Rp 100.000
  • Jumlah: Rp 6.773.680
  • Diskon 25%: Rp 1.693.420
  • Premi bersih: Rp 5.080.260

Setelah itu baru ditambahkan biaya polis dan materai, yang besarnya berbeda antar perusahaan asuransi dan nilainya relatif kecil.

Urutan perhitungan itu penting

Perhatikan bahwa diskon dihitung dari seluruh premi, termasuk jaminan tambahan, dan baru setelah itu biaya polis ditambahkan. Kalau urutannya dibalik, hasilnya akan berbeda. Ini salah satu titik yang sering membuat penawaran dari dua tempat terlihat tidak cocok padahal tarifnya sama.

Memeriksa penawaran yang Anda terima

Dengan rumus di atas, penawaran mana pun bisa Anda uji. Kalikan nilai pertanggungan dengan tarifnya, cek apakah faktor usia sudah diterapkan bila mobil Anda di atas 5 tahun, lalu telusuri diskon dan biayanya.

Atau lebih cepat lagi, masukkan mobil Anda ke kalkulator premi dan bandingkan rinciannya baris per baris dengan penawaran yang Anda pegang.

Hitung premi mobil Anda sekarang

Bandingkan ACA dan Zurich berdampingan, lengkap dengan rinciannya.

← Kembali ke semua tulisan